Strategi pembelajaran

 Strategi pembelajaran merupakan salah satu bahan mata kuliah untuk mahasiswa calon guru. Dikatakan hal itu karena dipandaang sangat penting bagi mahasiswa yang menjalaninya sebagai modal keilmuan dan ketrampilan dalam melaksanakan proses pembelajaran saat di kelas. Nah, pasti berhasil atau tidaknya pencapaian belajar anak didik amat tergantung dengan proses pembelajaran yang dilakukan antara anak didik dengan guru. Maka dari itu, perlu adanya strategi dapat membantu proses kelancaran belajar.

Mengulas dari buku shihabuddin, bahwa strategi adalah cara atau usaha yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan. Istilah strategi juga terdapat dalam beberapa konteks dengan makna yang berbeda. Sama seperti memiliki kemiripan dengan pendekatan, model, metode, ataupu  teknik pembelajaran. Dikutip pula dari beberapa para ahli, seperti halnya menurut Romiszowski mengatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan rancangan dan jalan kegiatan yang dilakukan untuk memilih metode pembelajaran. Sejalan dengan definisi tersebut, Worrel dan Stillwel juga mengemukakan bahwa strategi pembelajaran adalah penerapan perencanaan sebuah metode pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Ada pula, strategi pembelajaran menurut Kemp adalah kegiatan belajar mengajar, ini berarti apa yang harus dikerjakan sebagai tenaga pendidik dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai sacara efektif dan efisien. Dikemukakan juga oleh Suparman bahwa strategi pembelajaran merupakan perpaduan dari alur kegiatan dan cara pengkondisian materi pelajaran, anak didik, media atau peralatan, bahan dan waktu yang digunakan ketika dalam proses pembelajaran untuk mencapai suatu tujuan.

  1. Pada strategi pembelajaran dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam yaitu:


1. Strategi Pembelajaran Langsung (direct instruction)
Pada strategi ini merupakan pembelajaran yang banyak diarahkan oleh Guru. Strategi ini bersifat efektif untuk menentukan informasi atau membangun keterampilan tahap demi tahap. Biasanya, guru memberikan informasi tentang latar belakang, mendemonstrasikan keterampilan yang sedang diberikan kemudian memberikan waktu kepada peserta didik untuk dijadikan bahan latihan keterampilan tersebut dan menerima umpan balik apa yang anak didik lakukan. 

2. Strategi Pembelajaran Tidak Langsung (indirect instruction)
Pada strategi ini umumnya diutamakan pada peserta didik walaupun strategi pembelajaran langsung dan tidak langsung dapat saling bergantung satu sama lain. Dalam strategi pembelajaran ini peranan guru yang biasanya disebut sebagai seorang penceramah bergeser menjadi fasilitator. Mengapa dikatakan seperti itu? Karena sebagai seorang guru harus dapat mengelola lingkungan belajar ketika di dalam kelas dan memberikan kesempatan kepada anak didik untuk ikut terlibat.

3. Strategi Pembelajaran Interaktif 
Dalam strategi pembelajaran interaktif lebih menekankan pada diskusi dan sharing antara guru dengan peserta didik. Karena dengan diskusi dan sharing dapat memberi kesempatan untuk peserta didik berkreasi terhadap gagasan, pendekatan, pengalaman dan pengetahuan serta dapat membentuk cara alternatif berpikir dan merasakan.

Komentar